Peletakan Batu Pertama Relokasi Masjid SMAN 1 Sumatera Barat oleh Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi

Kategori: Kegiatan Humas, dipublish pada 17 Oktober 2023 Bagikan

SMAN 1 Sumatera Barat mengadakan acara peletakan batu pertama relokasi Masjid Raudhatul Jannah SMAN 1 Sumatera Barat di Padang Panjang (Senin, 09/10). Buya Mahyeldi selaku Gubernur Sumatera Barat bersama istrinya Ummi Harneli Bahar menghadiri langsung kegiatan tersebut dan sekaligus bertindak sebagai peletak batu pertama.

Sebenarnya SMAN 1 Sumatera Barat sudah mempunyai masjid sekolah bernama Masjid Raudhatul Jannah. Sebagai sekolah full asrama, masjid ini menjadi pusat kegiatan keislaman bagi seluruh warga SMAN 1 Sumatera Barat. Masjid ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sekolah untuk mengikuti shalat Jum'at juga shalat jenazah. Namun masjid ini tidak dapat menampung seluruh peserta didik secara bersamaan. Jika ada kegiatan keagamaan yang mengharuskan setiap peserta didik untuk ikut serta seperti peringatan hari-hari besar Islam atau wirid remaja kolaborasi, maka biasanya kegiatan dialihkan ke Gedung Olah Raga yang lebih besar. Untuk shalat wajib terpaksa diberlakukan secara bergantian bagi peserta didik perempuan.

Qadharullah, dalam sebuah pertemuan yang tidak direncanakan sebelumnya Ibu Mulyeni dari Minang Diaspora memperkenalkan Bapak Syamsir Alam dan Ibu Yulifiarni kepada Ibu Surya Netti Kepala SMAN 1 Sumatera Barat. Bapak Syamsir Alam dan Ibu Yulifiarni bersedia menjadi penyandang dana untuk merelokasi masjid SMAN 1 Sumatera Barat dan membangun masjid yang lebih besar. Setelah menentukan lokasi juga bermusyawarah dengan pihak-pihak terkait serta ninik mamak dan masyarakat setempat, maka dimulailah tahapan pembangunan.

Bapak Gubernur beserta rombongan datang di SMAN 1 Sumatera Barat sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung menuju masjid untuk shalat zuhur yang langsung beliau imami. Selanjutnya, diiringi musik talempong dari peserta didik SMAN 1 Sumatera Barat Buya (Bapak Gubernur biasa dipanggil) menuju lokasi acara peletakan batu pertama. Di lokasi, rombongan Buya dan undangan, diantaranya istri beliau Ibu Harneli Bahar, Sekda Kota Padang Panjang, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Kapolres Padang Panjang, Komandan SECATA B, ketua KAN dan lain-lain disambut oleh tari gelombang yang juga ditampilkan oleh para peserta didik SMAN 1 Sumatera Barat.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Quran dan do'a oleh peserta didik SMAN 1 Sumatera Barat. Dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Surya Netti selaku kepala sekolah. Buk Net (sapaan Ibu Surya Netti) menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan atas kehadiran di SMAN 1 Sumatera Barat. Beliau terbata-bata dalam keharuan ketika menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pasangan Bapak Syamsir Alam dan Ibu Yulifiarni selaku donatur dan berdo'a semoga Allah mengganjar kebaikan mereka dengan sorga. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Bapak Syamsir Alam selaku donatur. Beliau menyampaikan beberapa alasan mengapa memilih SMAN 1 Sumatera Barat sebagai tempat pembangunan masjid, diantaranya adalah SMAN 1 Sumatera Barat mempunyai program tahfidz bagi peserta didik yang telah berjalan sejak lama dan terkonsep dengan baik . Bapak Gubernur memberikan sambutan terakhir. Buya mengapresiasi sistem pembinaan peserta didik di SMAN 1 Sumatera Barat. Buya juga menyampaikan bahwa beliau terkesan dengan penampilan, sikap dan akhlak peserta didik yang beliau sebut sebagai "excellent". Berkali-kali dalam sambutannya Bapak Gubernur mendo'akan agar dari SMAN 1 Sumatera Barat lahir pemimpin-pemimpin masa depan Indonesia. Bapak Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada Pasangan Bapak Syamsir Alam dan Ibu Yulifiarni atas kesediaan membangun masjid di SMAN 1 Sumatera Barat dan menyebutnya sebagai "pilihan tempat yang sangat tepat".

Setelah kata-kata sambutan, masuklah acara inti yaitu peletakan batu pertama pembangunan relokasi masjid SMAN 1 Sumatera Barat. Bapak Gubernur mendapat giliran pertama untuk meletakkan batu, dilanjutkan oleh Bapak Syamsir Alam, Bapak Sekda Padang Panjang, Umi Harneli, Bapak Kadis Pendidikan Provinisi Sumatera Barat, Kepala Kemenag kota Padang Panjang, Kapolres Padang Panjang, Komandan Secata B, Ibu Kepala Sekolah dan ditutup oleh Ketua Komite SMAN 1 Sumatera Barat.

Foto bersama adalah sesi selanjutnya dari rangkaian acara. Setelah beberapa beberapa kali pengambilan foto yang "agak" resmi, Bapak Gubernur juga dengan senang hati menyanggupi permintaan foto bersama dari hadirin terutama peserta didik SMAN 1 Sumatera Barat yang terlihat antusias untuk mengabadikan momen langka bersama Bapak Gubernur.

KONTRIBUTOR

Indra Sari Chaniago

Seorang guru yang menyenangi bahasa, terutama bahasa matematika dan bahasa pemrograman.

BERITA TERBARU

Wisuda Tahfidz dan Perpisahan Kelas 12


SMAN 1 Sumatera Barat mengadakan camp tahfiz di Masjid Manarul Ilmi Padang Panjang


Penerimaan Peserta Didik Baru 2024


Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) 2023


Sabrian Maulana Akbar Mengikuti Indonesia Student Leadership Camp XII 2023