Sejarah

SMA Negeri 1 Sumbar berdiri atas ide Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi dan di respon oleh Walikota Padang Panjang  SyuirSyam. Dimana Gubernur ingin membuat Sekolah Unggulan yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat .

Ide ini direalisasikan dengan membangun gedung SMA N 1 Sumbar di Solok Batuang Padang Panjang pada tahun 2008. Akhirnya setelah tiga tahun pembangunan gedung sekolah maka pada April  2011 diadakan Tes Pertama yang terdiri dari 1 Orang Kepala Sekolah, 6 Orang guru dan 1 Orang staf  Tata usaha.
Pada bulan  Mei 2011 diadakan PPDB Perdana dengan menumpang di SMA Negeri 1 Padang Panjang  menghasilkan siswa mendaftar sebanyak 72 orang dimana jumlah siswa yang diterima berjumlah 60 orang terdiri dari 43 orang perempuan dan 17 orang laki-laki.

Dari jumlah tersebut 8 orang diantaranya berasal dari SLTP Kota Padang Panjang dan warga Kota Padang Panjang ( 13 % dari jumlah siswa )

Siswa yang  diterima sebanyak 60 orang ini masuk asrama pertama kali pada tanggal 6 Juli 2011 dan dilanjutkan MOS pada tanggal 7 s/d 9 Juli 2011.

Kemudian pada bulan November 2011 diadakan kembali tes penerimaan Guru Tahap ke-2 sehingga guru bertambah menjadi 16 orang. Sempurnalah Kegiatan Belajar Mengajar di SMA Negeri 1 Sumatera Barat  dengan formasi:
- 1 Orang KepalaSekolah,
- 16 Orang Guru dan
- 1 Orang Staf Tata Usaha,
dengan    dibantu guru Pembina Asrama Putra 2 Orang, Pembina AsramaPutri 2 Orang, Guru Honor 15 Orang, 3 Orang Staf Tata Usaha kontrak, 1 PegawaiPustaka kontrak, 6 Satpam   dan 6 Cleaning service dan petugas taman.